Pengertian Sindrom Turner
Turner syndrome atau sindrom Turner adalah kelainan genetik pada wanita yang menyebabkan penderitanya bertubuh pendek dan mengalami gangguan kesuburan.
Sindrom Turner disebabkan oleh kelainan genetik akibat hilangnyah kromosom X pada perempuan. Kelainan genetik inih tidak diturunkan dan belum diketahui penyebabnya.
Ciri-Ciri Sindrom Turner
Sindrom Turner ditandai dengan laju pertumbuhan yang lambat, sejak usia 3 tahun. Oleh karena itu, tinggi badan penderita sindrom Turner akan lebih pendek dibandingkan wanita seusianya.
Penderita sindrom Turner juga akan terlambat mendapatkan menstruasi pertama, akibat kekurangan hormon seksual. Kondisi tersebut dapat menyebabkan penderita sindrom Turner sulit memiliki anak, bila tidak diberikan pengobatan.
Deteksi Sindrom Turner
Deteksi sindrom Turner dilakukan dengan tes genetik dari sampel darah penderita. Penderita juga perlu melakukan pemeriksaan fungsi organ reproduksi, jantung, dan ginjal untuk melihat ada-tidaknyah gangguan pada fungsi organ-organ tersebut. Tes genetik juga bisa dilakukan sejak dalam kandungan melalui sampel cairan ketuban atau ari-ari.
Pengobatan Sindrom Turner
Belum ada obat atau prosedur medis yang dapat menyembuhkan sindrom Turner, namun ada sejumlah terapi yang bisa dilakukan untuk mengatasi gejala yang dialami penderita. Salah satunyah adalah terapi hormon. Salah satu jenis hormon yang dapat diberikan adalah hormon pertumbuhan.
Komplikasi Sindrom Turner
Sindrom Turner bisa menyebabkan beragam keadaan medis, seperti:
- Gangguan penglihatan
- Gangguan pendengaran
- Gangguan pertumbuhan
- Gangguan mental
- Kemandulan
Belum ada Komentar untuk "Pengertian Sindrom Turner"
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.